"Winning isn't everything.."
Sering yah dengar kalimat kayak di atas?
"Yang penting prosesnya, hasilnya yang nentuin Allah."
Benaaaarrr, dan saya setuju kok, Tapi entah kenapa, akhir-akhir ini kepercayaan saya sama kalimat di atas sedikit goyah.
Yaaa realistis sajalaaah,
"Yang penting prosesnya, hasilnya yang nentuin Allah."
Tapi kita juga tidak bisa asal berproses kan? karena gak mungkin Allah mau ngasih yang terbaik kalau kita menjalani prosesnya gitu-gitu aja.
Kayak gini deeh,
andai kita mau ikut lomba lari 5K.
Tapi sebelumnya kita gak pernah lari sama sekali,
dan dengan modal "just do it" datang ke hari lomba dan lari 5K.
Naah itu mah cari mati, mbak namanya.
Bukan proses seperti itu yang Allah mau.
Atau kayak saya yang berbisnis Oriflame.
Proses yang saya lalui sekarang: tupo saja.
Abis itu dieeeem dan hanya ngecek V3 tok. Dengan harapan akhir bulan bisa 10ribu.
I'm sorry,
but it's not how Allah work :)
Atau buat para single yang berharap dan menanti jodoh tiba.
Kerjaan sih: tiap hari berdoa, minta yang detail ke Allah
buat dipertemukan dengan jodohnya.
Tapi proses yang dilalui cuman berdoa saja,
gak ngapa-ngapain dan tanpa memantaskan diri.
Gak berusaha menambah pertemanan juga. Diam saja di rumah.
Again,
bukan asal "proses".
Hidup ini buat saya
suka tidak suka adalah seperti perlombaan lari.
Benar:
dimulai dari proses: belajar berlari
kemudian berlanjut dengan ketekunan dan rajin latihan lari.
Seperti lomba,
akan ada 1 hari penentuan
dimana hari itu kita sendiri yang menentukan akhir dari suatu proses:
Proses yang kemarin kita jalani itu
hanya sekedar proses
atau proses yang akan InsyaAllah membawa kita ke titik "menang"
Menang itu bisa berarti macam-macam:
- Yang mau ikut lomba lari,
menang berarti bisa selesai lari dalam waktu sekian jam misalnya
- Yang lagi mencari pasangan hidup,
menang berarti bisa menemukan jodoh dunia akhirat (Amiiin)
- Yang bisnis Oriflame,
menang berarti saat mendapat bonus yang diimpikan
Jadi, maaf kalau saya agak shallow,
tapi buat saya memang..
Winning isn't everything
but I want to win :)
Selamat berproses..
Showing posts with label my 2 cents. Show all posts
Showing posts with label my 2 cents. Show all posts
Tuesday, September 17, 2013
Monday, September 16, 2013
1 Dunia
Saya lupa awalnya gimana, tapi dari beberapa bulan yang lalu saya masuk ke satu komunitas
yang isinya orang-orang yang dunianya amat sangat jauh berbeda dari dunia saya.
Saya yang selalu asyik sendiri
di dunia saya..
Saya yang tidak mudah
untuk dekat dengan orang lain..
Saya yang terkadang
suka insecure sendiri
Saya yang terkadang
bingung antara overexpectation dan less expectation
Saya yang beda sendiri
kemudian masuk ke dunia yang...
hmmm, yang terkadang
harus membuat saya berpegang erat
pada keyakinan saya sendiri
Terkadang manusia
bila sekian lama
berada dalam zona nyamannya,
ia akan terkaget-kaget melihat dunia luar
Dunia luar saya
saat ini yaa komunitas ini
Walau terkadang saya suka gagal paham
dengan isi obrolan mereka..
Saya yang dianggap paling polos
(what's else is new?)
Saya tau saya paling berbeda
di antara mereka...
Tapi pernah,
kamu masuk di satu dunia
dan dunia itu membuatmu nyaman?
Pernah,
kamu merasa jatuh cinta
luar biasa
sama orang-orang yang kamu kenal
dari balik layar laptopmu?
Suatu hari
di tahun 2013
di antara begitu banyak drama kehidupan..
di antara begitu banyak perasaan yang tak terdefinisi..
pernah,
kamu merasakan 1 moment
dimana kamu merasa
"I can define this feeling.."
It called..
happiness
Wednesday, August 28, 2013
A thought, Just My Thought
Menyenangkan hati semua orang
itu gak mudah yah?
At the end of the day
pasti ada yang tersakiti. Mungkin, kita sendiri.
I hate to choose,
even the simplest thing like:
milih restoran yang mana.
Andai hidup semudah memilih
mau makan apa :)
There are things
you cannot put into words
There are things
that you're too numb
to even say it
There are reasons
I say yes too many
because saying no
is way too tiring
to explain the whys after the no
There are reasons
people like to faking their feeling
because sometimes to open up
is way damn too painful
itu gak mudah yah?
At the end of the day
pasti ada yang tersakiti. Mungkin, kita sendiri.
I hate to choose,
even the simplest thing like:
milih restoran yang mana.
Andai hidup semudah memilih
mau makan apa :)
There are things
you cannot put into words
There are things
that you're too numb
to even say it
There are reasons
I say yes too many
because saying no
is way too tiring
to explain the whys after the no
There are reasons
people like to faking their feeling
because sometimes to open up
is way damn too painful
Monday, May 28, 2012
"masalahku lebih > dari masalahmu, so back off!"
Kalau disuruh bikin 2 list:
100 hal yang kamu syukuri dan 100 hal yang kamu sebelin sekarang ini.
DIJAMIN..
cepetan list yang "100 hal yang kamu sebelin sekarang ini" yang jadi. :D
Namanya jugaaa...
rumput tetangga akan selalu keliatan lebih hijau, lebih seger, lebih keren deh.
Apapun itu deeh,
mau gak mau, suka gak suka..kita akan selalu dibanding-bandingkan dengan orang lain. Bahkan sering kita yang membandingkan diri sendiri sama orang lain.
Abis membandingkan, mulai kita memainkan permainan "masalahku lebih besar dari masalahmu, so back off!"
"Loe kan pinter ngomong, jadi mau ngomong depan 100 orang juga it's ok.."
"loe kan pinter jualan.."
"gue kan gak menarik.."
"gue kan hanyalah seorang...(silahkan isi dengan kalimat yang akan bikin orang lain kasian)."
"gue belum ada downline.."
"gue kan capek gak berhasil terus merekrutnya.."
By the way,
pernah ke Mayestik gak?
Yaya sih jarang tapi pernah. Terakhir ke Mayestik kira-kira bulan Januari lalu. Tahun ini baru sekali ini ke sana. Tapiiii aku ngeliat pemandangan yang jujur sampai sekarang bikin malu sama diri sendiri kalau udah mulai keluar rasa gak bersyukur.
Aku ngeliat seorang pengemis yang bentuk mukanya udah gak berbentuk, lagi, mungkin karena ada tumor ganas di mukanya :(
Gila yaaa...
TRUE
bikin 100 hal yang aku betein sekarang emang lebih gampang,
padahaaal mungkin aja
100 hal yang kita betein sekarang adalah 100 hal yang buat orang lain adalah berkah terbesar.
YES terkadang kita emang gak bisa selalu bahagia dan bersyukur,
karena kita bukan robot..
tapi paling gak kita bisa deh main pura-pura bahagia dan bersyukur.
Kesannya jadi gak ikhlas yaa?
NO..
justru kita lagi melatih keYAKINan kita . Kan katanya what you think is what you will become. Tapi sekarang mari kita tambah pemikiran itu dengan doa.
Jadiii ini note tentang apa sih Ya, sebenarnya?
yang jelas siiih bukan note motivasi yaa, hihihi..
terserah deh mau bilang note galaunya Yaya juga boleh. Yang jelas tiba-tiba lagi kepikiran aja sama list "100 hal yang bikin aku bersyukur.."
Eh iyaaa duluuuuuuuuuuuuuu banget, pernah mengeluh sama seorang temenku, udah panjang lebar curhat,
respondnya si temenku cuman "trus kenapa Ya? loe gak mati kan hanya karena masalah loe yang sekarang?"
JLEBBB...daleeeemmmm :p
Intinya GET OVER IT, DUDE.
LIFE IS A BLAST...
ARE YOU READY FOR IT?
100 hal yang kamu syukuri dan 100 hal yang kamu sebelin sekarang ini.
DIJAMIN..
cepetan list yang "100 hal yang kamu sebelin sekarang ini" yang jadi. :D
Namanya jugaaa...
rumput tetangga akan selalu keliatan lebih hijau, lebih seger, lebih keren deh.
Apapun itu deeh,
mau gak mau, suka gak suka..kita akan selalu dibanding-bandingkan dengan orang lain. Bahkan sering kita yang membandingkan diri sendiri sama orang lain.
Abis membandingkan, mulai kita memainkan permainan "masalahku lebih besar dari masalahmu, so back off!"
"Loe kan pinter ngomong, jadi mau ngomong depan 100 orang juga it's ok.."
"loe kan pinter jualan.."
"gue kan gak menarik.."
"gue kan hanyalah seorang...(silahkan isi dengan kalimat yang akan bikin orang lain kasian)."
"gue belum ada downline.."
"gue kan capek gak berhasil terus merekrutnya.."
By the way,
pernah ke Mayestik gak?
Yaya sih jarang tapi pernah. Terakhir ke Mayestik kira-kira bulan Januari lalu. Tahun ini baru sekali ini ke sana. Tapiiii aku ngeliat pemandangan yang jujur sampai sekarang bikin malu sama diri sendiri kalau udah mulai keluar rasa gak bersyukur.
Aku ngeliat seorang pengemis yang bentuk mukanya udah gak berbentuk, lagi, mungkin karena ada tumor ganas di mukanya :(
Gila yaaa...
disini kita masih suka mengeluh kenapa wajahku gak putih,
sementara diluar sana ada yang udah gak tau wajahnya putih atau sawo matang, karena wajahnya sudah ketutupan tumor.
disini kita masih suka keceplosan bilang "bosen datang training terus..capek.."
sementara di perempatan Bintaro Plaza tiap hari ada seorang bapak dengan 1 kaki yang (aku yakin capek) tapi gak berenti berusaha nyari uang buat makannya.
disini kita masih sering banget bilang "capek mataku menatap layar laptop terus buat ngurusin jaringan.."
Padahal kalau aja kita mau sedikit bersyukur, diluar sana ada yang bahkan gak bisa melihat.
TRUE
bikin 100 hal yang aku betein sekarang emang lebih gampang,
padahaaal mungkin aja
100 hal yang kita betein sekarang adalah 100 hal yang buat orang lain adalah berkah terbesar.
YES terkadang kita emang gak bisa selalu bahagia dan bersyukur,
karena kita bukan robot..
tapi paling gak kita bisa deh main pura-pura bahagia dan bersyukur.
Kesannya jadi gak ikhlas yaa?
NO..
justru kita lagi melatih keYAKINan kita . Kan katanya what you think is what you will become. Tapi sekarang mari kita tambah pemikiran itu dengan doa.
Jadiii ini note tentang apa sih Ya, sebenarnya?
yang jelas siiih bukan note motivasi yaa, hihihi..
terserah deh mau bilang note galaunya Yaya juga boleh. Yang jelas tiba-tiba lagi kepikiran aja sama list "100 hal yang bikin aku bersyukur.."
Eh iyaaa duluuuuuuuuuuuuuu banget, pernah mengeluh sama seorang temenku, udah panjang lebar curhat,
respondnya si temenku cuman "trus kenapa Ya? loe gak mati kan hanya karena masalah loe yang sekarang?"
JLEBBB...daleeeemmmm :p
Intinya GET OVER IT, DUDE.
LIFE IS A BLAST...
ARE YOU READY FOR IT?
Tuesday, April 3, 2012
Ikhlas
Arti ikhlas..
Sering denger "ikhlas yaa, relain aja.." ? Apalagi kalau lagi ngelayat, pasti yang kita ucapin ke keluarga yang ditinggalkan: "ikhlas yaa mbaa/pak.." Tanpa mengurangi rasa hormat ke yang ngelayat, please cari kalimat hiburan yang lain. Selain "ikhlasin yaa.." :(
Karna aku pernah di posisi sebagai keluarga yang ditinggalkan, sejujurnya tiap denger kalimat itu..rasanya pengen gaplok orang yang ngomong :p
Seriouslyyyy, siapa siih yang bisa langsung ikhlas saat ditinggal orang yang dicintai?
Bisa ikhlas itu butuh belajar. Asal mau pasti Insyaallah bisa :)
Supaya bisa ikhlas kita harus mengerti dulu: kenapa kita harus ikhlas.
Sebelum kita ikhlas kita harus mau ngaku ke diri sendiri dulu, kalau kita belum ikhlas.
Intinya bicaralah ke diri sendiri dulu, untung ruginya ikhlas :)
Ikhlas ribet yaa ternyata? Hehe.. Ga ribet asal mau jalani prosesnya. Mine took a year, baru ngerti alasan Allah jemput mama.
Eh balik lagi ke: kalimat yang diucapkan saat ngelayat. Mending ngomong: sabar Yaa...atau sejenisnya.
Ikhlas adalah berenti berharap kalau kenyataan yang ada sekarang itu berbeda.
Ikhlas percaya sama keputusan Allah dan berenti nyalahin diri sendiri.
Siap untuk ikhlas?
Sering denger "ikhlas yaa, relain aja.." ? Apalagi kalau lagi ngelayat, pasti yang kita ucapin ke keluarga yang ditinggalkan: "ikhlas yaa mbaa/pak.." Tanpa mengurangi rasa hormat ke yang ngelayat, please cari kalimat hiburan yang lain. Selain "ikhlasin yaa.." :(
Karna aku pernah di posisi sebagai keluarga yang ditinggalkan, sejujurnya tiap denger kalimat itu..rasanya pengen gaplok orang yang ngomong :p
Seriouslyyyy, siapa siih yang bisa langsung ikhlas saat ditinggal orang yang dicintai?
Ikhlas itu butuh proses. Proses yg perlu dijalani sama orang yang mengalami kehilangan tanpa perlu disuruh' orang lain.
Ikhlas itu butuh perjuangan buat bisa dirasakan.
Ikhlas itu beraaattt taaauuu. Ga segampang balikin telapak tangan.
Bisa ikhlas itu butuh belajar. Asal mau pasti Insyaallah bisa :)
Supaya bisa ikhlas kita harus mengerti dulu: kenapa kita harus ikhlas.
Sebelum kita ikhlas kita harus mau ngaku ke diri sendiri dulu, kalau kita belum ikhlas.
Intinya bicaralah ke diri sendiri dulu, untung ruginya ikhlas :)
Ikhlas ribet yaa ternyata? Hehe.. Ga ribet asal mau jalani prosesnya. Mine took a year, baru ngerti alasan Allah jemput mama.
Eh balik lagi ke: kalimat yang diucapkan saat ngelayat. Mending ngomong: sabar Yaa...atau sejenisnya.
Ikhlas adalah berenti berharap kalau kenyataan yang ada sekarang itu berbeda.
Ikhlas percaya sama keputusan Allah dan berenti nyalahin diri sendiri.
Siap untuk ikhlas?
X..Y..Z
Udah lama pengen nulis tentang the saleh men. Eh apaan tuh saleh men? Yaa cowok yang soleh :D
Setahun belakangan ini kenalan sama beberapa saleh men.
Yang pertama, sebut aja X.
Cowok yang ini, penampilannya kalem banget. Biasalaah, gak cakep-cakep amat. Tapi beberapa kali ngobrol sama si X..
I like this guy. Dia ngajari Yaya buat jatuh cinta sama Shalawat. Dan yang tambah bikin cinta, sholatnya tepat waktu.
Aaah...
Yang kedua, panggil aja Y.
Si Y ini..
the way he recites Shalawat bikin kita terhanyut. Truus orangnya halus banget, romantis dan mellow. Pengetahuan agamanya juga luar biasa, walaupun dia masih muda.
Nah yang ketiga, si Z.
Penampilannya biasa banget. Setahun yang lalu mungkin I'm not so into him yaa..tapiiii..
He looks like a calm guy, tapi begitu dia nulis...
I know he's so my type #ngarep.
Jadi sebenarnya these 3 saleh guy bener-bener guru aku.
Yes, I like them..
tapi yaa that's it siiih :p
Dear X..Y..and Z..
thank you for giving me life lessons :)
So girls..
Don't worry, cowok saleh masih ada kok ;)
Setahun belakangan ini kenalan sama beberapa saleh men.
Yang pertama, sebut aja X.
Cowok yang ini, penampilannya kalem banget. Biasalaah, gak cakep-cakep amat. Tapi beberapa kali ngobrol sama si X..
I like this guy. Dia ngajari Yaya buat jatuh cinta sama Shalawat. Dan yang tambah bikin cinta, sholatnya tepat waktu.
Aaah...
Yang kedua, panggil aja Y.
Si Y ini..
the way he recites Shalawat bikin kita terhanyut. Truus orangnya halus banget, romantis dan mellow. Pengetahuan agamanya juga luar biasa, walaupun dia masih muda.
Nah yang ketiga, si Z.
Penampilannya biasa banget. Setahun yang lalu mungkin I'm not so into him yaa..tapiiii..
He looks like a calm guy, tapi begitu dia nulis...
I know he's so my type #ngarep.
Jadi sebenarnya these 3 saleh guy bener-bener guru aku.
Yes, I like them..
tapi yaa that's it siiih :p
Dear X..Y..and Z..
thank you for giving me life lessons :)
So girls..
Don't worry, cowok saleh masih ada kok ;)
Subscribe to:
Posts (Atom)